PUNCAK - Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung yang tergabung dalam Koops HABEMA ikut menggerakkan ekonomi warga dengan memborong hasil pertanian masyarakat di pasar tradisional Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (11/9/2026).
Aksi tersebut dipimpin Danpos Sinak Letda Inf Wirdifla. Prajurit membeli berbagai hasil kebun yang dijajakan para mama-mama petani, mulai dari sayuran segar hingga sejumlah komoditas pertanian lainnya.
Hasil pertanian yang dibeli kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan logistik pos-pos pengamanan Satgas. Langkah tersebut sekaligus membuka ruang pemasaran langsung bagi petani sehingga hasil kebun yang dibawa ke pasar dapat terserap.
Letda Inf Wirdifla mengatakan pembelian hasil tani warga merupakan bentuk kepedulian prajurit terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Menurutnya, transaksi langsung dengan petani diharapkan dapat membantu mengurangi beban warga sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap para petani di sini. Kami berharap dengan memborong hasil panen mereka, dapat meringankan beban ekonomi warga dan semakin mempererat tali silaturahmi antara TNI dan rakyat, ” ujar Letda Inf Wirdifla.
Bagi petani, hasil panen yang terserap langsung memberikan manfaat nyata. Salah satunya Ibu Maria, petani sayuran setempat, mengaku senang karena hasil kebunnya habis terjual setelah dibeli oleh prajurit Satgas.
“Saya sangat senang sekali bapak-bapak TNI memborong sayuran saya. Dengan begini, hasil kebun saya tidak sia-sia dan saya bisa mendapatkan penghasilan lebih, ” ungkap Maria.
Aktivitas jual beli tersebut berlangsung di pasar tradisional Sinak. Para prajurit tidak hanya mendapatkan kebutuhan logistik untuk pos, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang setiap hari menggantungkan pendapatan dari hasil kebun.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa keberadaan Satgas di wilayah penugasan dapat bersentuhan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Pembelian hasil tani menjadi salah satu cara sederhana untuk mempertemukan kebutuhan prajurit dengan produk lokal warga.
Bagi masyarakat Distrik Sinak, dukungan terhadap hasil pertanian menjadi penting karena sektor kebun merupakan salah satu sumber penghasilan warga. Penyerapan hasil panen secara langsung juga membantu petani memperoleh pendapatan dari komoditas yang mereka hasilkan.
Kegiatan Satgas Yonif 621/Manuntung tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain memperkuat komunikasi sosial, langkah itu menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat antara prajurit dan warga di wilayah penugasan Papua Tengah.
Sumber: PenYonif 621/Mtg

Updates.