Satgas Yonif 731/Kabaresi Serap Hasil Tani Petani Beoga, Bantu Tingkatkan Pendapatan Warga

    Satgas Yonif 731/Kabaresi Serap Hasil Tani Petani Beoga, Bantu Tingkatkan Pendapatan Warga
    Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi membeli langsung hasil panen petani di Pasar Tradisional Beoga, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (13/7/2026).

    PUNCAK - Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman Papua terus dilakukan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi. Melalui program BOTANI (Borong Hasil Tani Negeri), prajurit TNI membeli langsung hasil panen petani di Pasar Tradisional Beoga, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (13/7/2026).

    Program yang dijalankan personel Titik Kuat (TK) Dangbet itu menjadi salah satu langkah nyata dalam membantu pemasaran hasil pertanian warga sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di daerah penugasan.

    Berbagai komoditas lokal seperti sayuran, buah-buahan, umbi-umbian, hingga hasil kebun lainnya diborong langsung dari para petani. Cara tersebut dinilai mampu meningkatkan daya serap hasil panen sekaligus memberikan kepastian pasar bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

    Tak sekadar berbelanja, para prajurit juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk berdialog dengan pedagang dan petani. Mereka mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat sekaligus memberikan motivasi agar warga terus mengembangkan potensi pertanian sebagai sumber penghasilan yang berkelanjutan.

    Komandan TK Dangbet Kapten Inf. Riki Kurniawan, S.Tr.Han., mengatakan program BOTANI merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan sederhana namun berdampak langsung terhadap ekonomi warga.

    "Program BOTANI kami hadirkan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Dengan membeli langsung hasil tani warga, kami berharap pendapatan petani meningkat sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara prajurit Satgas dan masyarakat. Kehadiran kami di pasar bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga untuk mendengar, memahami, dan tumbuh bersama masyarakat, " ujarnya.

    Suasana Pasar Tradisional Beoga pun tampak lebih hidup dengan kehadiran personel Satgas. Interaksi hangat antara prajurit dan masyarakat mencerminkan eratnya hubungan yang telah terjalin selama pelaksanaan tugas di wilayah tersebut.

    Rebika, salah seorang pedagang mengaku program BOTANI memberikan dampak positif karena hasil panen masyarakat lebih cepat terjual.

    "Kami merasa sangat terbantu karena hasil kebun bisa langsung dibeli. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena memberikan semangat bagi petani untuk terus berkebun dan meningkatkan hasil panen, " ungkap Ribka, salah seorang pedagang di Pasar Beoga.

    Selain menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi terus mengembangkan berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Melalui BOTANI, Satgas berharap roda perekonomian lokal semakin bergerak, kesejahteraan petani meningkat, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kuat demi terwujudnya Papua yang aman, mandiri, dan sejahtera.

    (PERS)

    botani satgasyonif731kabaresi tnidipapua beoga kabupatenpuncak papuatengah petanipapua boronghasiltani ekonomipapua pemberdayaanmasyarakat beritapapua kabupaten puncak
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Pengobatan Gratis Satgas Yonif 731/Kabaresi...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 621/Manuntung: Dialog Hangat,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sambut Peserta Long March SMA Taruna Pelita, Pangdam Siliwangi Tekankan Disiplin dan Pantang Menyerah
    Siang Hingga Dini Hari, Satgas Karhutla Lanud Sjamsudin Noor Terus Bergerak, Terjang Padamkan Api di Lahan Gambut
    Pangdam IV/Diponegoro Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar
    TNI Gencarkan Penyuluhan Door to Door Cegah Karhutla di Kabupaten Sambas
    Satgas Yonif 621/Mtg Buka Akses Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puncak

    Ikuti Kami