Satgas Yonif 731/Kabaresi Bantu Bangun Honai di Puncak Papua, Warga Julukoma: Kami Merasa Sangat Diperhatikan

    Satgas Yonif 731/Kabaresi Bantu Bangun Honai di Puncak Papua, Warga Julukoma: Kami Merasa Sangat Diperhatikan
    Personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi turun langsung membantu pembangunan rumah adat Honai milik warga di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Selasa (7/7/2026).

    PUNCAK - Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat kembali terlihat di pedalaman Papua Tengah. Personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi turun langsung membantu pembangunan rumah adat Honai milik warga di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, sebagai bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

    Kegiatan karya bakti yang berlangsung pada Selasa (7/7/2026) itu disambut antusias masyarakat. Bersama warga, prajurit Satgas bergotong royong mengerjakan pembangunan Honai, mulai dari menyiapkan rangka kayu, memasang dinding, hingga menyusun atap menggunakan material lokal yang tersedia di sekitar kampung.

    Bagi masyarakat Papua, Honai bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga memiliki nilai budaya sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan kehidupan keluarga. Karena itu, keterlibatan personel TNI dalam proses pembangunannya dinilai menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus dukungan dalam menjaga kearifan lokal.

    Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi menegaskan bahwa kegiatan karya bakti merupakan bagian dari komitmen prajurit untuk hadir membantu masyarakat di luar tugas pengamanan wilayah.

    "Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui gotong royong membangun Honai ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban warga sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan, " ujarnya.

    Menurutnya, kegiatan pembinaan teritorial seperti karya bakti menjadi salah satu cara membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta memperkuat rasa saling percaya.

    Suasana penuh kebersamaan tampak mewarnai proses pembangunan. Prajurit dan warga bekerja berdampingan tanpa sekat, saling membantu menyelesaikan setiap tahapan pembangunan rumah adat tersebut.

    Tokoh masyarakat Kampung Julukoma, Bapa Stenli Ogam Jumal, mengapresiasi kepedulian personel Satgas Yonif 731/Kabaresi yang secara sukarela membantu masyarakat.

    "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Mereka datang membantu tanpa diminta. Kehadiran mereka membuat kami merasa diperhatikan dan memberikan semangat bagi masyarakat untuk terus bergotong royong hingga Honai ini selesai dibangun, " ungkap Stenli Ogam Jumal.

    Ia berharap hubungan baik yang selama ini terjalin antara masyarakat dan prajurit TNI terus dipertahankan demi menciptakan kehidupan yang aman dan damai di Kampung Julukoma.

    Melalui kegiatan karya bakti tersebut, Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi menunjukkan bahwa pengabdian prajurit di Papua tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga lewat aksi nyata yang membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta mendukung pembangunan di wilayah pedalaman.

    (PERS).

    satgas tni papua pembangunan kemanunggalan honai kemanusiaan papuatengah kabupaten puncak beritapapua
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Anak-anak Datangi Pos TNI Minta Diajari...

    Artikel Berikutnya

    Patroli Humanis di Beoga, Satgas Yonif 731/Kabaresi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Yonif 621/Mtg Buka Akses Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puncak
    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista
    Panglima TNI Tandatangani Nota kesepahaman Dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri Keuangan RI
    TNI Kerahkan Alutsista dan Pasukan Khusus TNI AL  Intensifkan Pencarian Korban KM Virgo Transport 8

    Ikuti Kami