Satgas Yonif 621/Manuntung Dongkrak Ekonomi Mama Papua Lewat Borong Pisang

    Satgas Yonif 621/Manuntung Dongkrak Ekonomi Mama Papua Lewat Borong Pisang
    Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung memborong hasil tani milik Mama-mama Papua di Pos Sinak Pasar, Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (15/5/2026).

    PUNCAK - Kepedulian terhadap perekonomian masyarakat pedalaman Papua kembali ditunjukkan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung yang tergabung dalam Satgas Habema. Prajurit TNI memborong hasil tani milik Mama-mama Papua di Pos Sinak Pasar, Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Jumat (15/5/2026).

    Kegiatan teritorial yang berlangsung penuh kehangatan tersebut dipimpin langsung Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Satgas Yonif 621/Manuntung, Letda Inf Daniel Nababan. Kedatangan Mama-mama Papua yang membawa hasil kebun berupa pisang segar disambut antusias oleh personel Satgas.

    Aksi memborong hasil tani itu menjadi bagian dari pembinaan teritorial (Binter) yang dilakukan Satgas Habema melalui pendekatan humanis guna membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan.

    Pasiter Satgas Yonif 621/Manuntung, Letda Inf Daniel Nababan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial dan ekonomi warga di pedalaman Papua.

    “Kedatangan Mama-mama Papua yang membawa hasil kebun selalu kami sambut dengan penuh kebersamaan. Memborong hasil tani ini adalah upaya kami membantu menggerakkan ekonomi masyarakat, sehingga hasil penjualan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka, ” ujar Letda Inf Daniel Nababan.

    Menurutnya, kehadiran Satgas Yonif 621/Manuntung di Papua tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga berkomitmen membantu mengatasi kesulitan masyarakat di sekitar pos penugasan.

    Ia menambahkan, interaksi sosial seperti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antara prajurit TNI dan masyarakat Kampung Gigobak.

    “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir membawa manfaat positif dan menjadi bagian dari keluarga besar warga Papua, ” tambahnya.

    Senyum bahagia tampak dari wajah Mama-mama Papua setelah hasil kebun mereka habis dibeli personel Satgas. Keharmonisan yang tercipta dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Pegunungan Tengah Papua.

    Melalui kegiatan sosial dan teritorial yang terus dilakukan, Satgas Yonif 621/Manuntung berharap hubungan baik dengan masyarakat tetap terjaga demi mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, dan sejahtera di Kabupaten Puncak.

    (PERS)

    satgas yonif 621 manuntung satgas habema papua tengah ekonomi papua kemanunggalan tni berita papua papuadamai papua indonesia puncak
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Satgas Yonif 621/Manuntung dan Warga Papua...

    Artikel Berikutnya

    Koops TNI Habema Melakukan Penindakan Terhadap...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pangdam IV/Diponegoro Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar
    TNI Gencarkan Penyuluhan Door to Door Cegah Karhutla di Kabupaten Sambas
    Satgas Yonif 621/Mtg Buka Akses Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puncak
    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista
    Panglima TNI Tandatangani Nota kesepahaman Dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa

    Ikuti Kami