PUNCAK - Di jantung pedalaman Papua Tengah, tepatnya di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, sebuah kisah inspiratif tentang kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat setempat mengukir harapan baru bagi masa depan pendidikan anak-anak Papua. Semangat gotong royong membara ketika Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung (Mtg) bersama warga bergotong royong merenovasi bangunan SD Inpres yang telah usang, Sabtu (30/5/2026).
Langkah ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan sebuah komitmen mendalam dari Satgas Yonif 621/Manuntung untuk turut serta dalam peningkatan kualitas pendidikan di wilayah penugasan mereka. Dengan fasilitas yang lebih layak, impian agar para siswa dapat belajar dalam suasana yang nyaman dan aman bukan lagi angan-angan semata.
Kegiatan karya bakti ini dipimpin langsung oleh Letda Inf Wir Difla, yang bersama personel Satgas dan warga Distrik Sinak bahu-membahu mengatasi kerusakan sekolah. Aura kebersamaan begitu kental terasa; warga dengan sigap membantu menyediakan material bangunan, sementara para prajurit TNI dengan cekatan memotong dan memasang papan untuk dinding serta lantai sekolah. Kerja sama erat ini menjadi cerminan paling otentik dari kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus bersemi di tanah Papua.
Letda Inf Wir Difla mengungkapkan bahwa sektor pendidikan selalu menjadi prioritas utama Satgas dalam menjalankan tugasnya di Papua. Beliau menekankan betapa krusialnya keberadaan fasilitas sekolah yang memadai untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar anak-anak di daerah terpencil.
"Kami ingin memastikan anak-anak Papua memiliki tempat belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak. Pendidikan adalah investasi masa depan, sehingga kami merasa terpanggil untuk ikut membantu memperbaiki sarana yang dibutuhkan masyarakat, " ujar Letda Inf Wir Difla.
Beliau menambahkan, partisipasi aktif masyarakat dalam proses renovasi ini menjadi suntikan energi positif yang tidak hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga kian mempererat tali silaturahmi antara TNI dan warga.
"Gotong royong yang dilakukan hari ini menunjukkan bahwa TNI dan masyarakat Papua memiliki semangat yang sama untuk membangun daerahnya. Ini bukan hanya tentang memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga membangun harapan bagi generasi penerus, " katanya.
Kehadiran Satgas Yonif 621/Manuntung disambut hangat dan penuh apresiasi oleh masyarakat Distrik Sinak. Mereka meyakini bahwa renovasi sekolah ini akan memberikan dampak positif yang luar biasa bagi anak-anak yang selama ini belajar dalam keterbatasan.
Yogi, seorang tokoh masyarakat setempat, tak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian personel Satgas terhadap dunia pendidikan di kampung mereka.
"Kami sangat bersyukur karena bapak-bapak TNI mau membantu memperbaiki sekolah anak-anak kami. Semoga pekerjaan ini cepat selesai sehingga mereka bisa belajar dengan lebih baik, " ujarnya.
Renovasi SD Inpres Sinak ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung tidak hanya berfokus pada penjagaan keamanan wilayah, tetapi juga secara proaktif berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sektor pendidikan.
Melalui sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat, cita-cita untuk melahirkan generasi Papua yang cerdas, berdaya saing, dan memiliki masa depan yang lebih gemilang terus tumbuh, bersemi dari ruang-ruang kelas sederhana di pelosok Kabupaten Puncak.
Autentikasi: Pen Satgas Yonif 621/Manuntung

Updates.